News  

Vaksinasi Booster di Kudus Dimulai

KabarJawa.com — Pemerintah Kabupaten Kudus mulai menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis lanjutan (booster). Di mana, sebagai target awal, booster diberikan kepada kelompok lansia dan imunokompromais (masyarakat rentan).

Bupati Kudus HM Hartopo menyakini, jika vaksin booster tersebut untuk meminimalisasi penularan Covid-19. Terlebih saat ini, ada varian Omicron, yang diketahui tingkat penularannya lebih cepat dibanding varian sebelumnya.

“Kemarin sudah vaksin 2 dosis. Untuk lebih meningkatkan sistem imun kita semua dari varian Omicron, perlu dosis lanjutan,” jelasnya saat membuka pencanangan vaksin dosis lanjutan di Balai Desa Ngembalrejo, Jumat (21/1/2022).

Disampaikan, dikarenakan sebagian besar pasien yang memenuhi rumah sakit adalah lansia, sehingga target awal booster ditujukan kepada lansia yang telah divaksin dosis 2 pada enam bulan lalu. Dan, data dari Pemprov Jateng, tercatat sekitar 9.300 orang lansia dan masyarakat rentan telah memenuhi syarat untuk disuntikkan booster.

“Booster ini kan untuk meningkatkan sistem imun, terutama bagi masyarakat yang rentan. Kalau nanti terkena Covid-19, diharapkan gejalanya lebih ringan sehingga tak perlu dirawat di rumah sakit, hanya karantina,” tutur bupati.

Ditambahkan, sampai saat ini, belum ada masyarakat Kudus yang tertular Covid-19 varian Omicron. Data tersebut didapatkan dari 150 tes PCR per hari yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.

Namun, lanjut bupati, masyarakat diminta tidak abai dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dan kepada para lansia yang belum divaksin, pihaknya mengimbau untuk segera melakukan vaksinasi.

“Kalau ada tetangga dan saudara yang lansia dan belum divaksin segera diminta vaksin. Itu menjadi upaya agar Kudus bebas Covid-19,” tegasnya.

Pelaksana harian (Plh) Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dr Andini Aridewi menyampaikan, Pemkab Kudus menerima alokasi booster pada Selasa (18/1/2022) lalu. Di mana, vaksin yang dialokasikan antara lain Pfizer, Moderna, dan Astrazeneca.

“Pencanangan hari ini ada 145 (orang) warga yang disuntik booster. Sesuai alokasi, kami memakai booster jenis Pfizer setengah dosis, Moderna satu dosis, dan Astrazeneca setengah dosis,” jelasnya.