News  

Ratusan Perupa Jateng Berkumpul dalam Acara Melukis Bersama di Wonosobo

Ratusan orang mengikuti event melukis di Desa Wisata Wilayu, Wonosobo pada Rabu, 1 Mei 2024.

KabarJawa.com — Ratusan perupa dari berbagai penjuru Jawa Tengah berpartisipasi dalam acara On The Sport (OTS) atau melukis bersama di Desa Wisata Wilayu, Wonosobo, Jawa Tengah, pada Rabu, 1 Mei 2024.

Acara OTS ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan untuk mempromosikan destinasi wisata Petik Durian di Desa Wilayu, Wonosobo.

Dikutip dari Beritajateng.tv, Ketua panitia, Timboel Setiyadi, menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama acara ini adalah untuk mengenalkan dan mendukung Desa Wisata Wilayu sebagai penghasil buah Durian serta sebagai penjaga kebudayaan Lengger.

“Peserta perupa mencapai 120 orang, berasal dari berbagai daerah seperti Semarang, Jepara, Ambarawa, Salatiga, Jogja, Magelang, Temanggung, Purwokerto, dan Banyumas,” ungkap Timboel pada 1 Mei 2024.

Menurut Timboel, acara ini tidak hanya untuk mempromosikan wisata, tetapi juga untuk mempererat hubungan antarperupa dari berbagai daerah di Jawa Tengah serta untuk berkarya bersama.

Salah satu yang menarik dari acara ini adalah kehadiran perupa difabel tuna rungu, seperti Farel dan Aqila yang didampingi oleh gurunya. Meskipun memiliki keterbatasan, kemampuan melukis mereka tidak kalah apik dengan perupa lainnya yang memiliki fisik sempurna. Farel mengungkapkan bahwa ia ikut acara ini untuk bersilaturahmi dengan para senior, sementara Aqila bertujuan untuk mengembangkan apresiasi seni.

“Tujuan saya adalah untuk bersilaturahmi dan mengembangkan apresiasi seni,” ujar Rahyu, guru dari Farel dan Aqila, saat menerjemahkan kata-kata mereka.

Anie Suwito, seorang perupa dari Purwokerto, mengungkapkan bahwa motivasinya untuk mengikuti acara OTS adalah untuk belajar dari para senior.

“Sebagai seorang junior, saya ingin belajar sekaligus bersilaturahmi, saya banyak belajar dari para senior,” tambahnya.

Tidak hanya perupa, penari lokal dari Desa Wisata Wilayu juga turut memeriahkan acara ini dengan pertunjukan budaya tradisional untuk menyambut para peserta.