News  

Pemkab Temanggung Kembali Buka 6 Pasar Hewan

KabarJawa.com — Pemkab Temanggung akan membuka kembali enam pasar hewan yang telah ditutup selama dua pekan, Kamis (23/6).

Enam pasar hewan tersebut di antaranya, dua pasar yang dikelola Pemkab Temanggung yang berada di Ngadirejo dan Kranggan, kemudian pasar desa di Selopampang, Pringsurat, Kaloran, dan Gemawang.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Muchlis mengatakan, dibukanya kembali pasar hewan dilakukan usai pedagang dan peternak hewan mendapatkan edukasi terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna menyeleksi hewan yang akan diperjualbelikan, serta sosialisasi kepada masyarakat bahwa PMK tidak menular kepada manusia.

“Jadi selama ini, kita edukasi kepada masyarakat dan pedagang bahwa PMK ini tidak menular ke manusia. Pedagang dan mayarakat sudah melakukan bio security, menjaga kebersihan dengan penyemprotan kandang, kendaraan, dan pasar hewan,” pungkasnya. 

Muchlis meminta peternak, pedagang, dan masyarakat untuk tetap tenang, mengingat PMK dapat disembuhkan dengan pemberian vitamin dan pemeriksaan kepada hewan yang terindikasi PMK.

“Kami dari DKPPP dengan adanya wabah PMK mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. Kita selama ini punya data, yang sembuh ini ada sekitar 56 (ekor) sampai hari ini,” pintahnya.

Ia mengingatkan, masyarakat dalam membeli hewan ternak, untuk lebih memperhatikan kesehatan hewan dengan meminta surat keterangan kesehatan hewan kepada petugas yang berada di pasar. Dan apabila masyarakat sudah terlanjur membeli hewan yang memiliki indikasi PMK, dianjurkan untuk segera melapor kepada petugas yang berada di wilayahnya.