News  

Atlet Taekwondo Temanggung, Raih Perunggu di SEA Games Vietnam

KabarJawa.com — Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo, menerima atlet peraih medali perunggu, cabang Taekwondo SEA Games Vietnam, Dinda Putri Lestari, di rumah dinas Wakil Bupati.

Pada kesempatan itu, Heri Ibnu Wibowo menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Dinda Putri Lestari, atlet asal Desa Krajan, Kecamatan Candiroto, meraih medali perunggu SEA Games Vietnam.

“Prestasi Dinda ini mengharumkan Indonesia dan menjadi kebanggaan bagi Dinda, bahwa dari 270 juta rakyat Indonesia, tidak ada yang lain. Ini menjadi kebanggaan Dinda sendiri, kebanggaan keluarga, kebanggaan Temanggung, dan kebanggaan Indonesia,” pungkasnya, Minggu (29/5).

Wabup juga mendorong Dinda agar di usianya yang masih muda, terus berlatih dan mengukir prestasi.

“Saya yakin atlet Temanggung juga bisa mengukir prestasi seperti Dinda, maka teruslah berprestasi. Langkah masih panjang, maka ditekuni, semoga diberi kemudahan, pasti di lain kesempatan mendapatkan medali emas,” bebernya.

Ketua KONI Temanggung Tomi Eka Kartika Tomi Eka Kartika menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas prestasi Dinda Putri Lestari. Dia berharap prestasi itu menjadi pemicu bagi atlet-atlet cabang olah raga yang lain, untuk berprestasi di setiap event.

“KONI Temanggung mengapreasiasi prestasi Dinda di SEA Games. Setiap ada event, Dinda tetap mewakili Temanggung, dan luar biasa, bisa mengibarkan Sang Merah Putih di SEA Games Vietnam,” tegasnya.

Sementara itu, Master Dodi Sugiharto mengungkapkan, prestasi Dinda Putri Lestari ini tidak lepas dari doa masyarakat Temanggung.

“Alhamdulilah ini merupakan sejarah baru, bagi atlet Taekwondo, dan atlet asal Kabupaten Temanggung, mohon maaf sekali belum bisa juara satu. Dinda juga masih TC di Pelatnas untuk event selanjutnya, dan kami mendidik anak-anak untuk tidak lupa dan melupakan asalnya, Temanggung tercinta ini,” ungkapnya.

Sementara, Dinda Putri Lestari (21) menjelaskan, ia bermain di kelas 62 kg. Diceritakan, saat seleksi sebelum SEA Games, mengalami patah jarinya, dan wajib menurunkan berat badannya sebanyak 11 kg dalam waktu satu bulan.

“PON dan Pra PON (berat badan) saya masih 73 kg, tinggi saya 178 cm. Saat itu mendapat medali emas untuk Jawa Tengah di kelas under 73,” bebernya.

Ia menjelaskan, pada 2017 saat kelas dua SMA, ia sudah memegang sabuk hitam. Pada even Sport School dan Open di Thailand, ia mendapatkan medali emas. Sebelum SEA Games, Dinda mengikuti test event di Vietnam dan mendapatkan medali perak. Kemudian dalam kondisi jari kiri patah, Dinda mendapatkan perunggu di SEA Games di Vietnam.

“Pas berangkat SEA Games Vietnam, deg-degan juga, karena dilepas sendiri oleh Presiden Joko Widodo, targetnya juga emas. Ini yang membuat grogi juga, karena ini pertama kali juga ikut SEA Games,” jelasnya.