News  

1.315 Calon Jemaah Haji Cilacap Siap Menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci

Pj Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri melepas Calon Jemaah haji Kabupaten Cilacap.

KabarJawa.com — Sebanyak 1.315 calon jemaah haji dari Kabupaten Cilacap telah bersiap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci pada pertengahan Mei 2024. Jumlah tersebut terdiri dari 620 orang pria dan 695 orang wanita.

Muhammad Najib, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat di Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, mengungkapkan bahwa calon jemaah haji Kabupaten Cilacap Tahun 2024 akan dikelompokkan ke dalam lima kloter, yaitu kloter 20, 21, 22, 23, dan 24.

“Proses keberangkatan akan dimulai pada tanggal 15 dan 16 Mei 2024, dengan rencana kepulangan ke tanah air pada tanggal 29 Juni 2024,” jelas Najib.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, menyampaikan bahwa jumlah calon jemaah haji dari Kabupaten Cilacap merupakan yang terbesar di antara kabupaten lain di eks-keresidenan Banyumas.

“Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 miliar untuk Biaya Perjalanan Ibadah Haji Petugas Haji Daerah (BPIH PHD), transportasi pemberangkatan dan penjemputan dari Cilacap ke Asrama Haji Donohudan Solo, angkutan koper, makanan dan minuman selama pemberangkatan dan penjemputan, serta pengawalan dan ambulans,” terangnya.

Muuri menambahkan bahwa penambahan anggaran ini dilakukan agar tidak ada lagi beban tambahan bagi para calon jemaah haji dari Kabupaten Cilacap.

“Kami berharap agar para jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan khusyuk,” tambahnya.

Pj Bupati juga memberikan pesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan petugas kesehatan jika ada keluhan kesehatan. Kekompakan antara jemaah dari Kabupaten Cilacap juga penting agar semua rangkaian ibadah haji berjalan lancar. Semoga seluruh jemaah haji dari Kabupaten Cilacap dapat pulang dengan selamat,” harapnya.

Muuri juga meminta kepada seluruh petugas yang mendampingi para jemaah untuk memahami tugas mereka dalam melayani para calon jemaah haji.

“Kepada TPHI, TPIHI, TKHI, dan PHD, saya mohon untuk memahami tugas mereka dalam melayani para calon jemaah haji, baik dalam aspek ibadah, kesehatan, maupun pelayanan umum lainnya. Semua tugas ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.